Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 November 2014

Dimanakah Kebahagiaan Itu?


Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-2 di tepi sungai.



Sang Ayah berkata kpd anaknya,
“Lihatlah anakku,
air begitu penting dlm kehidupan ini,
tanpa air kita semua akan mati.”



Pada saat yg bersamaan,

seekor ikan kecil mendengar percakapan itu dari bawah permukaan air.



Ikan kecil itu mendadak gelisah & ingin tau apakah air itu, yg katanya begitu penting dlm kehidupan ini.



Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kpd setiap ikan yg ditemuinya, “Hai taukah kamu dimana tempat air berada?

Aku tlah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati.”



Ternyata semua ikan yg tlah ditanya tdk mengetahui dimana air itu, si ikan kecil itu semakin kebingungan, lalu ia berenang menuju mata air utk bertemu dgn ikan sepuh yg sudah berpengalaman.



Kpd ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal yg sama, “Dimanakah air?”



Ikan sepuh itu menjawab dgn bijak,

“Tak usah gelisah anakku,

air itu tlah mengelilingimu,

sehingga kamu bahkan tdk menyadari kehadirannya.

Memang benar, tanpa air kita semua akan mati.”



Sahabatku,

Manusia kadang-2 mengalami situasi yg sama seperti ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan & kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-2 ia sendiri tdk menyadarinya.



Hari ini,

Mari kita intropeksi diri...

Jangan menjadi orang yg merasa tidak pernah cukup dgn apa yg kita miliki sekarang.



Cukupkan diri dlm segala hal,


Maka kebahagiaan akan otomatis kita rasakan !!!

Biji Sawi & Kebijaksanaan


Ada sebuah cerita Cina kuno tentang wanita yang begitu sedih karena anaknya meninggal dunia. Dalam dukanya, dia mendatang seorang bijaksana, “Doa seperti apa, adakah yang bisa dilakukan untuk membuat anak saya hidup kembali?”

Alih-alih mengusirnya atau memberinya pengertian, orang tersebut berkata kepada wanita itu, “Mintalah biji sesawi dari sebuah rumah yang belum pernah merasakan kesedihan. Kita akan gunakannya untuk mengusir kesedihan itu dari kehidupanmu.”
Mendengar permintaan orang bijak itu, wanita itu segera pergi mencari biji sesawi ajaib itu.

Yang pertama kali di kunjunginya adalah sebuah rumah yang indah, ia mengetuk pintu itu dan berkata, “Saya mencari sebuah rumah yang belum pernah mengalami kesedihan. Apakah rumah ini seperti itu? Tolonglah, hal ini sangat penting bagi saya.”

Mereka berkata, “Anda pasti datang ketempat yang salah,” lalu pemilik rumah itu mulai menjelaskan semua hal tragis yag baru-baru ini mereka alami.

Wanita itu berkata kepada dirinya sendiri, “Siapakah yang dapat membantu orang malang ini, orang yang mengalami kemalangan seperti saya. Sedangkan saya sendiri juga memiliki kesusahan sendiri.”

Wanita itu kemudian tinggal sebentar untuk menghibur si pemilik rumah yang indah itu, lalu melanjutkan pencariannya. Dari satu rumah ke rumah yang lainnya, ia selalu menemui kesedihan. Mulai dari gubuk-gubung reyot hingga rumah yang indah, semuanya memiliki kisah kemalangannya sendiri-sendiri. Setiap kali ia mengetuk pintu dan mengdengar cerita sedih, ia tidak bisa tidak memberikan penghiburan dan akhirnya lupa untuk mencari biji sesawi ajaibnya. Apa yang ia lakukan dari satu rumah ke rumah yang lain, lambat laun mengusir kesedihannya keluar dari hidupnya.


Sahabatku,Tidak seorangpun yang tidak pernah mengalami kemalangan, kesedihan dan duka. Untuk itu sangat tidak tepat jika kita berpikir bahwa diri kita adalah orang yang paling malang di dunia. Bangkitlah dari kesedihan Anda, dan mulailah lihat ke sekeliling Anda. Berikan bantuan, nasihat dan penghiburan kepada orang lain yang juga memiliki kesedihan dan kemalangan. Dengan cara ini, Anda akan menyembuhkan kesedihan Anda.