Jumat, 14 September 2012

Definisi Sahabat Menurut Ahli Hadits


·       Ahli Ushul
Sahabat adalah orang yang bertemu dan hidup bersama Rasul minimal setahun lamanya

·         Jumhur Muhadditsin
Sahabat orang yang bertemu dengan Rasul dengan pertemuan yang wajar sewaktu rasul masih hidup, dalam keadaan Islam lagi iman,

·         Al-Jahidh (ulama beraliran Mu'tazilah)
Sahabat orang yang pernah bergaul dengan dan meriwayatkan hadits dari padanya

·         Ulama Ushul
Sahabat orang yang berjumpa dengan Rasul, lama pula bersahabat dengan beliau, walaupun tidak meriwayatkan hadits,

·         Loght dan 'Uruf
Sahabat mereka yang sungguh-sungguh menyertai Nabi, seduduk, sejalan dengan Nabi dalam sebagian waktu.

·         Ahmad bin Hambal berkata: “Semua yang pernah bersahabat dengan Nabi saw. selama setahun, atau sebulan, atau sehari, atau sesaat, atau pernah melihatnya; maka ia adalah termasuk di antara para sahabat beliau. Dia tetap sahabat sebatas kadar persahabatannya dengan Nabi.” (Al Kifayah fi Ma’rifati Ushul Ilmi Ar Riwayah, 1/192)

·         Ali bin Al Madini berkata: “Barangsiapa yang pernah menemani Nabi saw. atau melihatnya meskipun hanya sesaat dengan jelas, maka dia adalah termasuk di antara sahabat Nabi SAW.” (Fath Al Bari Syarh Shahih Al Bukhari, 7/5)

·      Imam Bukhari 
    berkata: “Barangsiapa di antara kaum muslimin yang pernah menemani Nabi saw. atau telah melihatnya, maka dia adalah termasuk sahabatnya.” (Shahih AlBukhari/Kitab Al Manaqib, Bab Fadha’il Ash-hab An Nabiy Shallallahu Alaihi wa Sallam)

·      Sa'id Bin Musayyab 
   seorang pemuka tabi’in berpendapat bahwa : Sahabat adalah mereka yang berjuang bersama Rasulullah selama setahun atau dua tahun dan berperang bersama Rasul sekali atau dua kali. 

·      Ibnu Hajar Al Haitami (w. 974h/1567M seorang ahli hadis terkenal )
     mengatakan bahwa sahabat adalah orang yang pernah berjumpa dengan Nabi saw. Dan orang tersebut beriman kepadanya, hidup bersama beliau baik dalam waktu yang lama maupun sebentar baik orang tersebut meriwayatkan hadist atau tidak dari Nabi, atau orang yang pernah melihat beliau , dan/ orang yang tidak pernah melihat beliau karena buta.

·      Ibnu Hajar Al As’qala 
    mengatakan, sahabat adalah orang yang pernah berjumpa dengan Nabi SAW dalam keadaan beriman kepada Beliau dan meninggal dalam keadaan beriman, masuk dalam kategori orang yang pernah bertemu Nabi SAW yakni orang yang bermuja

·      M. Alawi Ma
    menjelaskan bahwa yang dimaksud sahabat itu orang-orang yang adil bukan berarti mereka itu orang orang yang terpelihara dari kemaksiatan atau mustahil melakukan maksiat



2 komentar:

Aripin el-ittihady mengatakan...

شكرا كثير
pos ini nsngat membantu saya dalam mengerjakan tugas

Aripin el-ittihady mengatakan...

شكرا كثير
pos ini nsngat membantu saya dalam mengerjakan tugas