Jumat, 28 September 2012

Pengertian Hadits, Sunnah, Khabar & Atsar Secara Bahasa dan Istilah menurut Muhadditsin, Ushuliyyun dan Fuqoha


HADITS

Menurut Bahasa

  • Jadid, yang artinya baru dan lawannya qodim
  • Qorib : yang dekat, yang belum lama lagi terjadi, seperti dalam  perkataan “haditsul ahdi bil islam” atinya “orang yang baru memeluk islam”. Jama’nya : hidats, hadatsa, dan huduts.
  • Khabar : warta, yakni “ma yutahaddatsu bihi wayuqalu” artinya “sesuatu yang dipercakapkan dan dipindahkan dari seseorang kepada seseorang”. Dari makna inilah diambil perkataan “hadits rasul”  Jama’nya : uhdutsah’ dan ahadits.

Menurut Istilah

      Muhadditsin
Hadits adalah segala apa yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, baik itu hadits marfu’(yang disandarkan kepada Nabi) ataupun hadits maqthu’ (yang disandarkan kepada tabi’in)

      Ushuliyyun
Hadits adalah segala sesuatu yangdisandarkan kepada Nabi Saw, selain al-Qur’an al-karim, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun taqrir Nabi yang bersangkut-paut dengan hukum syara’

      Fuqoha
hadits adalah segala sesuatu yangditetapkan Nabi Saw yang tidak bersangkut-paut dengan masalah-masalah fardlu atau wajib


SUNNAH

Bahasa : Kata Sunnah adalah salah satu kosa kata bahasa Arab سنة (sunnah). Secara bahasa, kataالسنة (al-sunnah) berarti السيرة حسنة كانت أو قبيحة (perjalanan hidup yang baik atau yang buruk)

Sunnah Menurut Istilah:

 Muhadditsin
adalah segala sesuatu yang berasal dari Nabi baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir, sifat, kelakuan, maupun perjalanan hidup, baik setelah diangkat ataupun sebelumnya.

 Ushuliyyun (Ahli Ushul Fiqh)  
adalah segala sesuatu yang berasal dari Nabi-selain al Qur’an- baik berupa perkataan, perbuatan ataupun taqrir yang bisa dijadikan dalil bagi hukum syar’i

Fuqoha  
adalah sesuatu yang diterima dari Nabi Muhammad saw, yang bukan  fardlu ataupun wajib

KHABAR

Bahasa : Khabar adalah berita yang disampaikan dari seseorang kepada orang lain.

Istilah 
    
      Muhadditsin
adalah warta dari Nabi, Shahabat, dan Tabi’in. oleh karena itu, hadits marfu’, maukuf, dan maktu’ bisa dikatakan sebagai khabar. Dan menurutnya khabar murodif  dengan hadits

      Ushuliyyun
Pendapat ini, antara lain, dikemukakan oleh ahli fiqh Khurasan. Pendapatnya, al-khabar adalah sesuatu yang diriwayatkan dari Rasul Saw.

ATSAR

Bahasa : Kata al-Atsar (الأثر) adalah salah satu kata bahasa Arab. Jamaknya adalah آثار (atsar). Secara bahasa kata الأثر berarti: بقية الشيء (bekas sesuatu) 

Istilah

      Muhadditsin
suatu yang sandarkan kepada Nabi (ma’ruf) para sahabat (mawquf), dan para ulama salaf

      Ushuliyyun 
Menurut ahli fiqh Khurasan, antara lain Abu al-Qasim al-Fawraniy, sebagaimana dikutip oleh al-Khasyu'iy al-Khasyu'iy Muhammad al-Khasyu'iy, al-atsar adalah sesuatu yang diriwayatkan dari shabatibiy.

Jadi menurut ahli fiqh Khurasan, al-atsar  adalah sesuatu yang diriwayatkan dari selain Nabi Saw.

      Fuqoha     
atsar adalah perkataan-perkataan Ulama Salaf, Sahabat, Tabi’in dan lain-lain.


Tidak ada komentar: